Selasa, 06 September 2011

Rindu Untuk Ayah

Dalam jelang siang kuterbayang guratan wajah penuh makna terkhayal saat lantunan adzannya terngiang dikanan dan kiri telinga menemani Ibu saat puluhan taun lalu aku terlahir kedunia dengan tetesan air mata mengalir tanda bahagia suka cita ayah, keringatmu bagai titik embun yang menyuburkan akar dipadang sunyi diteriknya mentari kau bergelut dengan waktu tuk sekedar mengais rezeki demi kami kau rela berhujan panas mewujudkan mimpi menjadi realiti dengan senyum wibawa bibirmu kau tampakan keikhlasan wujud bakti atas nama Illahi kini hari-hari telah mendewasanku bersama hentakan waktu menjadi seorang insan yang berjalan berkat senandung do'amu namun kubelum bisa dan takan pernah bisa membalas semua jasa-jasamu ha
nya sekedar lantunan do'a yang bisa terucap dari dalam kalbu "Yaa Allah,pemilik segala jiwa diantara jiwa jadikanlah aku satu jiwa yang dapat mengabdi pada ayah dan ibuku tercinta sebagaimana kau telah menjadikan kekuatan pengabdian seorang Ibrahim As, Yaa Rabb,penguasa kasih sayang selaksa kasih sayang dengan kasihMu ampunillah segala kesalahan dan dosa ibu serta ayahku sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mengasihiku dengan jutaan kasih sayang sejak aku kecil hingga kini Yaa Illahi,yang Maha pemberi rahmat serta hidayah jagalah pintu hati kami tetap istiqomah darijalanMu,, selamatkanlah mereka, lindungilah mereka, dan jauhkanlah kami dari jilatan api neraka॥ amien॥"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar